Hukum Menabur

Hari 9: Hukum Menabur dan Memetik Hasil

Galatia 6 : 7

“Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.”

Prinsip tabur tuai adalah hukum spiritual dan alamiah yang pasti berlaku dalam setiap aspek kehidupan orang dewasa tanpa terkecuali.

Apa yang kita tabur dalam pikiran, perkataan, tindakan, dan penggunaan waktu hari ini akan menentukan apa yang kita petik di masa depan.

Jika kita menabur kebiasaan buruk, kemarahan, dan ketidakjujuran, kita akan memetik kehancuran relasi dan krisis moral pada waktunya.

Sebaliknya, jika kita menabur ketaatan, kejujuran, doa, dan kebaikan, kita akan memetik kedamaian, berkat, dan kehidupan kekal.

Sering kali kita tertipu karena hasil tuaian tidak langsung terlihat seketika pada saat benih itu ditabur ke dalam tanah.

Namun, percayalah bahwa setiap keputusan kecil yang kita ambil hari ini sedang menanam benih untuk masa depan Anda dan keluarga kita.

Bijaklah dalam memilih apa yang kita beri makan setiap hari, apakah keinginan daging atau keinginan Roh Kudus.

Jangan meremehkan tindakan kebaikan yang kecil, karena di mata Tuhan tidak ada taburan baik yang sia-sia.

Taburlah hal-hal yang memuliakan Allah agar kita memetik masa depan yang penuh dengan sukacita dan perkenanan-Nya!

Pertanyaan Reflektif: Jenis benih apakah yang paling dominan Anda tabur dalam pekerjaan, keluarga, dan relasi Anda sepanjang minggu ini?

Versi Audio

    Leave a Reply