Hari 7: Membuahkan Buah Roh dalam Hidup Sehari-hari
Galatia 5 : 22 – 23a
“Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelembutan, penguasaan diri.”
Kualitas kehidupan rohani seorang dewasa tidak diukur dari seberapa sibuk ia dalam kegiatan gereja, melainkan dari karakter yang dihasilkannya.
Karakter Kristiani bukan hasil dari rekayasa luar atau kepalsuan moral, melainkan buah alami dari Roh Kudus yang bekerja di dalam batin.
Sembilan buah Roh ini mencakup seluruh spektrum hubungan kita dengan Allah, dengan sesama, dan dengan diri kita sendiri.
Kesabaran dan kelembutan dipraktikkan saat kita menghadapi orang-orang yang sulit atau situasi yang memancing emosi kita di kantor.
Penguasaan diri diekspresikan ketika kita mampu menahan keinginan daging, mengontrol emosi, dan mengelola keuangan dengan bijak.
Kita tidak dapat menghasilkan buah ini dengan kekuatan tekad manusiawi semata; kita harus terus terhubung erat dengan Roh Kudus.
Semakin kita memberi ruang bagi Roh Kudus untuk memimpin pikiran kita, semakin matang dan indah karakter yang kita pancarkan.
Buah Roh membuat keberadaan kita menjadi kesaksian yang sangat manis dan menarik bagi orang-orang yang belum mengenal Tuhan!
Pertanyaan Reflektif: Aspek dari Buah Roh manakah yang saat ini paling perlu ditingkatkan dalam karakter dan respons harian Anda?
Versi Audio
