Bejana Tanah Liat

Hari 4: Bejana Tanah Liat yang Menyimpan Harta Karun

2 Korintus 4 : 7

“Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana dari tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.”

Secara fisik dan emosional, manusia dewasa sangatlah rapuh, mirip seperti bejana murah yang terbuat dari tanah liat.

Kita bisa mengalami kelelahan, sakit penyakit, kekecewaan, dan berbagai keterbatasan tubuh yang kerap membuat kita berkecil hati.

Namun, hal yang luar biasa adalah bahwa Allah memilih untuk menempatkan harta karun mulia—yaitu Injil dan Roh-Nya—di dalam bejana yang rapuh ini.

Keterbatasan kita bukanlah sebuah cacat produksi, melainkan sarana agar kuasa dan kemuliaan Allah dapat bersinar terang.

Ketika kita berhasil melewati masa krisis, orang lain akan tahu bahwa itu terjadi karena kekuatan Allah, bukan hebatnya diri kita.

Jangan pernah merasa rendah diri hanya karena kita memiliki kekurangan fisik, latar belakang sederhana, atau keterbatasan talenta.

Tuhan tidak mencari bejana emas yang sombong, melainkan bejana tanah liat yang rendah hati dan bersedia dipakai oleh-Nya.

Biarkan retakan-retakan dalam hidup kita menjadi tempat di mana cahaya terang kasih Kristus memancar keluar!

Pertanyaan Reflektif: Apakah Anda masih sering fokus meratapi kekurangan diri Anda daripada bersyukur atas harta karun Roh Kudus di dalam diri Anda?

Versi Audio

    Leave a Reply