Menghargai Keberagaman

Hari 7: Menghargai Keberagaman Karunia dalam Satu Tubuh

1 Korintus 12 : 12

“Sebab sama seperti tubuh itu satu dan anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus.”

Kecenderungan orang dewasa dalam berorganisasi adalah membanding-bandingkan talenta dan peran, sehingga memicu rasa minder atau kesombongan.

Jemaat Korintus mengalami kekacauan karena sebagian orang merasa karunia bahasanya lebih rohani ketimbang karunia melayani yang bersifat praktis.

Paulus meluruskan pandangan ini dengan menggunakan ilustrasi tubuh manusia yang terdiri dari berbagai anggota dengan fungsi yang berbeda-beda.

Mata tidak bisa berkata kepada tangan bahwa ia tidak membutuhkan tangan, demikian pula kaki tidak bisa merasa tidak berguna karena bukan mata.

Setiap karunia yang Roh Kudus bagikan kepada Anda dirancang khusus untuk melengkapi dan membangun seluruh anggota jemaat lainnya.

Tidak ada peran yang terlalu kecil atau tidak penting di mata Tuhan; semua kontribusi yang dilakukan dengan kasih sangat bernilai.

Daripada iri hati pada keberhasilan atau talenta orang lain, fokuslah untuk mengembangkan dan mengaplikasikan potensi yang ada pada kita.

Berikan apresiasi yang tulus hari ini kepada seseorang yang pekerjaannya sering kali dianggap sepele namun sangat membantu kita.

Ketika setiap orang dewasa menjalankan fungsinya dengan baik, gereja dan masyarakat akan mengalami pertumbuhan yang sehat dan harmonis!

Pertanyaan Reflektif: Apakah Anda masih sering merasa minder atau justru merasa lebih unggul dibanding orang lain karena perbedaan potensi yang dimiliki?

Versi Audio

    Leave a Reply