Ketekunan Doa

Hari 8: Ketekunan Doa di Tengah Situasi yang Tampak Buntu

Kisah Para Rasul 12 : 5

“Demikianlah Petrus ditahan di dalam penjara. Tetapi jemaat dengan tekun mendoakannya kepada Allah.”

Ada kalanya orang dewasa menghadapi situasi “penjara kehidupan”—masalah yang seolah dikunci rapat tanpa ada jalan keluar secara logika.

Yakobus baru saja dihukum mati, dan kini Petrus dipenjara dengan pengawalan ketat jelang eksekusinya.

Dalam situasi yang sangat kritis dan tanpa harapan ini, jemaat mula-mula tidak panik atau menggunakan protes politik.

Senjata utama yang mereka gunakan adalah ketekunan doa bersama yang dinaikkan secara sungguh-sungguh kepada Allah.

Doa jemaat yang tekun memiliki kuasa untuk mematahkan rantai belenggu dan membuka pintu gerbang besi yang terkunci.

Sebelum malaikat Tuhan bertindak melepaskan Petrus, ada ikatan doa jemaat yang terus menopangnya di belakang layar.

Jangan pernah meremehkan kekuatan doa yang dinaikkan secara konsisten di tengah kebuntuan hidup yang sedang terjadi.

Ketika tangan kita tidak lagi mampu mengubah situasi, bawalah situasi tersebut ke dalam tangan Tuhan melalui doa.

Keajaiban sering kali terjadi persis saat kita tetap bertahan berdoa ketika segala sesuatunya tampak sangat mustahil!

Pertanyaan Reflektif: Apakah doa menjadi pilihan pertama Anda saat menghadapi masalah buntu, atau hanya menjadi pilihan terakhir setelah usaha Anda gagal?


Versi Audio

    Leave a Reply