Belajar Menguatkan Diri

Hari 2 — Belajar Menguatkan Diri di Dalam Tuhan

1 Samuel 30 : 6b

“Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya.”

Saat itu Daud sedang berada dalam situasi yang sangat berat.

Kota Ziklag dibakar musuh. Keluarganya ditawan. Orang-orang yang selama ini mengikutinya ingin melemparinya dengan batu. Daud kehilangan dukungan dari sekelilingnya.

Namun ayat ini mencatat sesuatu yang luar biasa.

Daud menguatkan kepercayaannya kepada Tuhan.

Ia tidak mencari pelarian yang salah. Ia tidak menyerah pada keputusasaan. Ia datang kepada Tuhan.

Ada saat-saat ketika tidak ada orang yang bisa menguatkan kita. Ada masalah yang tidak dapat dipahami orang lain.

Dalam kondisi seperti itu, kita perlu belajar seperti Daud.

Menguatkan diri di dalam Tuhan bukan berarti berpura-pura kuat. Itu berarti memilih percaya meskipun keadaan belum berubah.

Iman sering kali diuji ketika dukungan manusia berkurang.

Tuhan tetap menjadi sumber kekuatan yang tidak pernah habis.

Orang yang bersandar kepada Tuhan akan menemukan harapan baru.

Kesulitan dapat mengguncang keadaan, tetapi tidak harus mengguncang iman.

Karena itu, datanglah kepada Tuhan saat hati lemah dan biarkan Dia menjadi sumber kekuatan kita!

Pertanyaan Reflektif : Ke mana saya biasanya mencari kekuatan saat menghadapi tekanan hidup?

Versi Audio

    Leave a Reply