Tidak Berhenti Berdoa

Hari 3 — Jangan Berhenti Berdoa untuk Orang Lain

1 Samuel 12 : 23a

“Jauh kepadaku untuk berdosa kepada TUHAN dengan berhenti mendoakan kamu.”

Samuel menganggap berhenti mendoakan umat sebagai dosa.

Pandangan ini berbeda dengan banyak orang saat ini.

Sering kali kita hanya berdoa untuk diri sendiri. Kita mudah melupakan kebutuhan orang lain.

Samuel menunjukkan hati seorang gembala sejati.

Ia tetap berdoa bahkan ketika umat Israel mengecewakannya. Ia tidak membalas dengan kemarahan. Ia memilih berlutut di hadapan Tuhan.

Doa adalah bentuk kasih yang nyata.

Kadang kita tidak dapat mengubah seseorang. Namun kita selalu dapat mendoakannya.

Doa menjaga hati tetap lembut. Doa menghindarkan kita dari kepahitan.

Melalui doa, kita menyerahkan orang lain ke dalam tangan Tuhan.

Mendoakan keluarga, gereja, dan bangsa adalah panggilan setiap orang percaya.

Jangan meremehkan kuasa doa yang setia.

Apa yang tidak bisa kita lakukan, Tuhan sanggup melakukannya.

Samuel mengingatkan bahwa doa syafaat adalah bagian penting dari kehidupan rohani.

Mari, luangkan waktu hari ini untuk mendoakan orang lain dengan sungguh-sungguh!

Pertanyaan Reflektif : Siapa yang selama ini perlu saya doakan tetapi sering saya lupakan?

Versi Audio

    Leave a Reply