Hari 3 – Sukacita Bisa Dibagikan
Amsal 17 : 22a
“Hati yang gembira adalah obat yang manjur.”
Sukacita itu menular ke orang lain.
Saat kita penuh sukacita, suasana jadi lebih hidup.
Teman-teman juga bisa ikut merasakan dampaknya.
Sebaliknya, kalau kita murung terus, lingkungan jadi berat.
Tuhan mau kita jadi pembawa sukacita.
Bukan berarti pura-pura bahagia, tapi hidup dekat dengan Tuhan.
Dari situ sukacita akan mengalir dengan alami.
Yuk nikmati sukacita dalam Tuhan dan bagikan kepada orang-orang di sekitarmu.
Pertanyaan refleksi: Apakah kehadiranku membawa sukacita bagi orang lain atau justru sebaliknya?
