Mengasihi Anak

Seri “Kasih dalam Keluarga”

Mazmur 127 : 3

“Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari TUHAN.”

Anak bukan sekadar tanggung jawab, tetapi anugerah Tuhan yang dipercayakan kepada kita.

Mengasihi anak berarti menyadari bahwa kita hanya pengelola, bukan pemilik mutlak.

Dalam perjalanan membesarkan anak, kelelahan sering menguji kesabaran.

Kadang anak tidak sesuai dengan harapan orang tua. Namun Tuhan memanggil kita mengasihi tanpa syarat.

Kasih orang tua bukan hanya memberi, tetapi juga membimbing. Disiplin yang benar adalah bagian dari kasih.

Mereka perlu didengar, bukan hanya diarahkan.

Kata-kata orang tua membentuk luka atau kekuatan dalam diri anak.

Mengasihi anak berarti hadir, bukan hanya menyediakan.

Kita dipanggil menjadi teladan, bukan hanya pengajar.

Mari, luangkan waktu berkualitas bersama anak.

Dengarkan cerita mereka tanpa menghakimi.

Doakan mereka setiap hari, bahkan saat mereka belum mengerti.

Serahkan masa depan anak kepada Tuhan.

Percayalah Tuhan lebih mengasihi mereka daripada kita.

Dan dalam kasih yang tulus kepada anak, berkat Tuhan akan hadir bagi seisi rumah!

Versi Audio

    Leave a Reply