Seri “Menerima Masa Lalu”
Roma 8 : 1
“Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.”
Rasa bersalah yang tidak diserahkan kepada Tuhan dapat menjadi beban seumur hidup.
Banyak orang menjalani hari ini dengan hati yang terus menghakimi dirinya sendiri.
Padahal, Kristus sudah menanggung penghukuman yang seharusnya kita terima.
Jika Tuhan tidak lagi menghukum, mengapa kita terus menghukum diri sendiri?
Menyimpan rasa bersalah berarti menolak karya salib yang sempurna.
Rasa bersalah yang berlarut-larut tidak membuat kita lebih kudus, tetapi justru melemahkan iman.
Tuhan ingin kita belajar membedakan antara pertobatan dan penyesalan yang merusak.
Pertobatan membawa perubahan, tetapi rasa bersalah yang berlebihan hanya membawa keputusasaan.
Menerima masa lalu berarti percaya bahwa darah Yesus cukup untuk menebus semuanya.
Kita belajar hidup dari kasih karunia, bukan dari rasa malu.
Melepaskan rasa bersalah akan berdampak pada kesehatan mental dan relasi sosial kita.
Orang yang bebas dari rasa bersalah lebih mampu mengasihi dengan tulus.
Mari, setiap kali rasa bersalah muncul, lawan dengan firman Tuhan.
Pilihlah untuk percaya pada pengampunan Tuhan lebih dari perasaan kita sendiri!
Versi Audio
