Lebih Bijak

Mazmur 90: 12

“Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.”

Refleksi sejati bukan hanya melihat masa lalu, tetapi mengizinkan masa lalu mengajar kita untuk hidup lebih bijaksana ke depan.

Menghitung hari berarti menyadari betapa terbatasnya waktu, sehingga setiap keputusan kita harus mengarah pada pertumbuhan, bukan pengulangan kesalahan.

Musa berdoa agar setiap hari yang telah berlalu menjadi bahan pelajaran untuk hidup yang lebih berhikmat.

Banyak orang mengulang pola yang sama tahun demi tahun karena tidak pernah melakukan refleksi yang jujur dan terarah.

Tuhan ingin kita masuk tahun baru bukan hanya dengan semangat baru, tetapi dengan kebijaksanaan baru.

Tahun depan mungkin tidak lebih mudah, tetapi Tuhan ingin Anda memasukinya dengan hati yang lebih matang, keputusan yang lebih bijak, dan karakter yang lebih kuat.

Mari, renungkan jika kita terus hidup seperti tahun ini, apakah kita akan menjadi pribadi yang lebih dekat atau lebih jauh dari Tuhan.

Tentukan kebiasaan buruk tahun ini yang ingin kita tinggalkan, seperti menunda, cepat emosi, boros, atau tidak menjaga waktu doa.

Pilih kebiasaan baru yang ingin kita mulai.

Berdoalah dengan pertolongan Tuhan, kita berjalan lebih bijak daripada tahun sebelumnya!

Versi Audio

    Leave a Reply