Dapat Dipercaya

Lukas 1 : 38

“Kata Maria: ‘Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataan-Mu.’”

Ketika malaikat Gabriel datang kepada Maria, ia masih seorang gadis muda.

Kabar bahwa ia akan mengandung tanpa menikah bukan berita yang indah secara sosial. Itu ancaman besar bagi masa depannya:

Potensi penolakan keluarga. Resiko dicemooh masyarakat. Hubungan dengan Yusuf yang bisa hancur.

Ketidakpastian masa depan sebagai perempuan yang dianggap tidak bermoral.

Namun Maria menunjukkan ketaatan yang bukan lahir dari kenyamanan, tetapi dari kepercayaan mendalam pada karakter Allah.

Ia tidak menuntut penjelasan panjang. Ia tidak meminta bukti tambahan. Ia tidak meminta Tuhan menyelesaikan semua masalah terlebih dahulu.

Yang keluar hanya penyerahan penuh.

Inilah inti ketaatan: percaya bahwa perkataan Tuhan lebih dapat dipercaya daripada rasa takut yang kita rasakan.

Terkadang keputusan taat mengancam kenyamanan, ego, rencana hidup, atau keinginan pribadi kita.

Tetapi, taatlah bukan karena aman, tapi karena Allah dapat dipercaya.

Seperti Maria, kita belajar fokus kepada siapa Allah, bukan kepada apa resiko yang akan dihadapi.

Kita memilih iman, bukan ras takut atau cemas.

Memang ketaatan tidak selalu menyenangkan, tetapi selalu membawa keselamatan dan pemulihan!

Versi Audio

    Leave a Reply