Saat Terasa Kosong

2 Korintus 5:7

“Sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat.”

Saat doa terasa kosong, kita tergoda berhenti berbicara kepada Tuhan.

Namun, justru di saat itu doa paling berharga, sebab itu doa yang lahir dari iman, bukan dari rasa nyaman.

Sesungguhnya, doa bukan tentang merasakan hasil, melainkan tentang tetap terhubung dengan Tuhan, Sang Sumber Hidup.

Doa adalah napas iman, bukan karena kita tahu hasilnya, tetapi karena kita tahu kepada siapa kita berbicara.

Doa pun bukanlah upaya mengubah Tuhan, melainkan mengizinkan Tuhan mengubah kita.

Kadang Ia tidak mengubah keadaan dulu, tetapi menguatkan kita untuk menapaki keadaan itu dengan cara baru.

Ingatlah bahwa Tuhan bukan mesin jawaban, Dia adalah Bapa yang mengenal isi hati kita bahkan sebelum kita membuka mulut.

Mari, luangkan waktu hari ini untuk berdoa tanpa meminta apa pun — hanya berbicara dari hati, jujur kepada Tuhan seperti kepada sahabat.

Lanjutkan kebiasaan doa harian walau hati kita merasa hampa.

Dalam masa ketiadaharapan, doa yang tulus sering terdengar seperti keluhan, tangisan, atau bahkan keheningan.

Dan itu baik karena Tuhan memahami bahasa air mata lebih daripada kata-kata!

Versi Audio

    Leave a Reply