Membawa Berkat

Amsal 25 : 11 – 12

“Perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya adalah seperti buah apel emas di pinggan perak. Teguran orang yang bijak adalah seperti cincin emas dan hiasan kencana untuk telinga yang mendengar.”

Kata-kata memiliki kuasa untuk membangun atau menghancurkan.

Amsal mengajarkan bahwa perkataan tepat waktu, bijak, dan penuh kasih bernilai sangat tinggi.

Bahkan teguran pun bisa menjadi indah bila disampaikan dengan kasih dan diterima dengan kerendahan hati.

Dalam keluarga, perkataan bisa menciptakan suasana penuh kasih atau justru penuh luka.

Dalam pelayanan, kata-kata bisa menjadi sumber penguatan atau perpecahan.

Oleh karena itu, setiap kata yang keluar dari mulut kita harus membawa berkat, bukan racun.

Latih diri untuk berpikir sebelum berbicara, apakah kata ini benar, baik, dan berguna.

Biasakan memberi kata-kata penguatan, bukan hanya kritik.

Saat menegur sesama pelayan, lakukan dengan kasih, bukan dengan nada menghakimi.

Jadikan doa sebagai pengendali lidah.

Mintalah Roh Kudus menolong agar setiap perkataan kita sungguh membawa kehidupan, bukan kematian!

Versi Audio

    Leave a Reply