Amsal 24 : 3 – 4
“Dengan hikmat rumah didirikan, dengan kepandaian itu ditegakkan, dan dengan pengertian kamar-kamar diisi dengan bermacam-macam harta benda yang berharga dan menarik.”
Rumah dalam Amsal ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan juga keluarga, kehidupan, bahkan pelayanan.
Rumah yang dibangun dengan hikmat tahan menghadapi badai. Tanpa hikmat dari Tuhan, semua akan rapuh.
Tanpa hikmat, keluarga bisa runtuh walaupun kaya materi.
Hikmat membangun pondasi, kepandaian menopang, dan pengertian menghiasi kehidupan.
Hikmat Tuhan menuntun kita mengambil keputusan yang tepat dalam pernikahan, membesarkan anak, bekerja, dan membangun relasi.
Hikmat menolong kita menata hidup, kepandaian membuat struktur kokoh, dan pengertian memperkaya kehidupan dengan nilai-nilai Kristiani.
Mari, ambil waktu untuk belajar firman setiap hari agar keputusan hidup berlandaskan hikmat, bukan sekadar emosi.
Terapkan nilai Kristiani dalam keluarga.
Bangun rumah tangga dengan dasar firman, bukan hanya emosi atau materi.
Dalam hal pelayanan, jangan hanya bangun pelayanan besar, tetapi bangun pelayanan yang kokoh dengan dasar kebenaran.
Dalam pekerjaan, utamakan integritas lebih dari keuntungan instan.
Biarlah Roh Kudus membentuk hati kita agar dipenuhi buah Roh, bukan hanya aktivitas rohani kosong!
Versi Audio
