Ditulis oleh Yolanda
Filipi 4 : 11
“Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan.”
Terkadang kita sering merasa hidup ini nggak adil.
Kita melihat orang lain punya lebih banyak dari kita.
Rumah lebih besar, gaji lebih tinggi, keluarga lebih harmonis, atau bahkan mereka bisa liburan ke tempat-tempat yang menyenangkan.
Dan kita selalu merasa tidak cukup, baik itu soal uang, waktu, perhatian, maupun pencapaian hidup.
Ingatlah kepuasan itu bukan tergantung situasi, tetapi sikap hati kita.
Selalu belajar mencukupkan diri yang artinya memilih berhenti membandingkan hidup kita dengan orang lain.
Tuhan tidak berjanji semua keinginan kita akan dipenuhi, tetapi Ia berjanji bahwa Ia akan selalu mencukupkan kita.
Hati yang cukup bukan datang secara tiba-tiba, melainkan hasil dari belajar dan berjalan bersama Tuhan setiap hari.
Mulai dari hal sederhana yaitu mensyukuri makanan yang ada, pekerjaan yang kita jalani, orang-orang yang masih peduli, dan bahkan napas yang kita hirup pagi ini.
Mungkin hari ini tidak semua hal berjalan sesuai harapan kita, tetapi pasti tetap ada hal yang bisa kita syukuri.
Marilah berhenti mengeluh karena kekurangan, dan mulai melihat apa yang telah Tuhan sediakan hari ini!
Versi Audio
